Header Ads

Lokasinya cukup jauh emank, depan tugu monumen peringatan...



Lokasinya cukup jauh emank, depan tugu monumen peringatan tragedi kampung kolam.
.
Tapi disini kalian akan ngelihat gorengan yang di goreng masih dengan kayu bakar. Tradisional kalilah, seakan kembali ke masa lalu saat duduj disini dengan meja kayu yang kelihatan sudah tua.
.
Gorengannya juga renyah kali, karena tepungnya itu gunain tepung jagung asli yang di giling sendiri. Jadi ada manis2nya gitu ini gorengan.
.
Tempenya tebal tapi tetap renyah, suka kali ama tempenya.
.
Pisangnya apa lagi, udah manies dengan tepung jagung tambah manies.
.
Gorengannya itu beda kali, mungkin karena masih gunain kayu api gorengnya dan gunain bumbu2 yang asli dan fresh.
.
Gak ketinggalan ini Es Camlurnya juga juara.
.
Btw ternyata ibu ini jualan dari pagi hari hingva malam hari, banyak warga yang sarapan gorengan dan bawa gorengan unuk cemilan ke kebun.
.
Nah kalo klen ke kampung/desa kolam, cak mampirlah kesini sebelum ke sukmo ilang. Gak da namanya ne warung, tapi cukup besar dan nyediain berbagai makanan juga selain girengan seperti miesop, mie dan nasi goreng.
.
Sambil makan gorengan kita juga ngobrol seru dengan masyarakat yang ramah disini tentang kampung kolam, termasuk warung ini yang ternyata udah ada sejak zaman dulu warisan dari orang tua.
.
Ternyata masih ada yang hidup salah satu orang saksi pelaku sejarah kejadian tragedi kampung kolam yang tugu peringatannya ada di dekat Stasiun Besar KA Medan juga. Walaupun katanya udah tua kali, tapi katanya masih bisa menceritakan apa yang terjadi dulu di kampung kolam. Next deh kita wawancara kakek itu ya 😊.
.
Ayo anak Kampung Kolam mana suaranya? .
.
#TauKoTembung #Tembung #KampungKolam #DesaKolam #PercutSeiTuan #Deliserdang #SumateraUtara #Gorengan #EsCampur #PisangGoreng #KulinerMedan #JaringanXtra #MyXLSumatera (di BRI Sp. Kolam)



from TauKoTembung.com
Powered by Blogger.