Header Ads

KENAPA BANGGA JADI ANAK MEDAN ??

KENAPA BANGGA JADI ANAK MEDAN ??Kalo klen di tanya Kenapa bangga jadi anak Medan pasti tiba2 langsung kediem, mikir sok serius kira2 apaan ya yang buat aku bangga jadi anak medan? kenapa aku juga harus bangga?

Anak medan bukan berarti klen yang lahir di medan aja ya, tapi klen yang hidup di medan dan sekitarnya baik sekolah, kuliah, berkerja di medan yang menghabiskan kesehariannya di kota medan ini dan klen cinta ama kota medan klen boleh bilang kalo klen anak medan, tapi klen harus tau pastinya kenapa klen bangga ngaku anak medan, kalo gak bangga gak usah ngaku-ngaku anak medan deh...

Kenapa Bangga Jadi Anak Medan? kalo di bilang kenapa bangga jadi anak medan, harusnya pertanyaannya di ganti kenapa bangga jadi anak tembung? karena ini blognya taukotembung,, heheh.... tapi gak masalah bagaimanapun saya bangga jadi anak medan karena KTP saya masih Kota Medan dan tembung itu sendiri masih bagian Medan makanya ada yang namanya kecamatan Medan tembung.

Ada beberapa poin yang membuat saya bangga menjadi anak medan.


yang pertama itu adalah sejarahanya, medan itu kota penuh sejarah, mulai dari zaman belanda sebalum indonesia merdeka, zaman kesultanan deli, bahkan dulu itu ada kota yang sangat tua yang kini udah terkubur tanah kalo klen tau itu namanya Kota Cina yang terletak di Marelan dekat danau sihombak, menurut sejarah kota china ini namanya kerajaan aur yang merupakan kota pelabuhan dan perdagangan semenjak tahun 13 masehi, ternyata kota medan dari dulunya udah menjadi kota perdagangan karena lokasi medan yang sangat trategis baik dari segi lokasi, ekonomi dan budayanya.

dari sejarah kita bisa lihat banyak bangunan keren seperti gedung bank indonesia, gedung lonsum, mesjid raya al mahsun, istana maimoon, lapangan merdeka, balai kota, rumah tjong afie bahkan mesjid kuning di ujung arah labuhan sana, jadi medan ini selain kota modern metropolitan dengan segala banyak bangunan baru, bangunan pencakar langitnya tetapi masih banyak menyimpan bangunan bangunan sejarah yang menjadikan aku sebagai anak medan itu bangga karena kota aku ini punya sejarah, karena kita sebagai anak medan harus bangga dengan sejarah kotanya sendiri bukan sekedar bangga dengan tempat nongkrong yang cantik mall mall besar dan indah serta gedung2 megah yang di bangun hampir di setiap sudut kota medan. Kita harus bangga sebagai anak medan dengan sejarah yang kita punya baik itu bangunan yang terlihat ataupun budaya yang tak terlihat yang menajadi bagian dari sejarahnya kota medan.

yang kedua itu adalah tentunya kulinernya... siapa coba yang gak tau kuliner medan, kalo di bilang medan itu surganya kuliner, macem bolu meranti, duria, bika ambon, kerang rebus, mie rebus bahkan teri medan... bayangkan aja teri dari medan itu bisa terkenal kali gara2 di tangkap di medan heheh... kalo di bilang di medan itu benar2 surganya kuliner. di medan kalian bisa menemukan makanan apa aja, bahkan samapai di bawah kolong bangunan sekalipun,,,

ada salah satu kuliner medan yang namanya Nasi Goreng Kolong Waspada, letaknya di depan gedung wapada dan benar2 di bawah kolong bangunan, tapi jangan tanya tentang rasa karena kalian bakalan nemuin nikmatnya nasi goreng tersebut dengan ranjau2nya walaupun klen nikmati di bawah kolong bangunan... nah di medan kalian bisa nikmati makanan enak bukan hanya di tempat2 mewah dan indah aja karena klen bakalan bisa nemui makanan di seluruh penjuru kota medan bahkan di bawah kolong bangunan yang rasanya gak kalah ama yang disajikan hotel2 mewah...

kalo malam kota medan berubah wajahnya menjadi tempat wisata kuliner, klen bakal nemuin berbagai jenis jajanan dan makanan di sepanjang jalan di kota medan, macem daerah dr.mansyur, ringroad, arah marelan, dan tentunya rah tembung, dijamin klen gak bakalan kelaparan di medan kalo banyak uang hehhe :D Jadi seluruh penjuru kota medan adalah tempat makan...

dan yang ketiga sendiri yang buat aku bangga jadi anak medan adalah jadi anak medan itu sendiri, sebenarnya ku sendiri bukan kelahiran medan melainkan kelahiran palembang yang di besarkan mulai dari umur 3 bulan di medan, jadi dari bayi, sd, sma, dan kuliah di medan (smp di tembung) :D nah itu bikin aku bangga jadi anak medan. kemarin sempat tinggal dijakarta aku sangat bangga kali jadi anak medan, karena ank medan di luar medan sana itu lebih di takutin hahaha...di luar medan kebanyakan anak medan kalo gak pengacara, ya supir...jadi agak2 segan orang di luar kota medan sana kalo kita nyebut kita anak medan.

Kalo di luar medan itu walupun kita gak kenal tapi kalo kita ketemu sesama anak medan itu kita bisa punya sahabat dan keluarga baru, bangga kali bisa ketemu sesama anak medan kalo lagi di luar kota seperti di jakarta sana, walupun kita bukan orang batak tetap yang namanya anak medan itu bangga bagetz dengan yang namanya kota medan dan kalo di bilang sangat bahagia kali kalo bisa ketemu kawan sekampung, bisa cerita, sharing dan membantu.. mungkin klen anak medan yang blon ngerantau di luar medan blon bisa ngerasain gimana bisa bangga kali, tapi kalo klen keluar dari kota medan yakinlah klen bakalan bangga kali dengan kota medan, dan akhirnya klen juga bakalan kangen dengan kuliner medan seperti lontong sayur, soto medan, bahkan mie sop kampungnya karena di luar kota medan klen gak bakalan ngedapatin kuliner2 ini. walaupun ada dengan harga cukup mahal tapi rasanya itu gak bakalan seenak rasa mie sop kampung di pinggir jalan medan.

jadi kita sebagai anak medan harus bangga, mulai dengan sejarahnya, kulinernya tentu saja, budayanya dan anak medan itu sendiri kawan2 kita. suatu saat kita di luar kota medan kita bisa bilang Lek Aku Anak Medan!

keinget dulu sempat ketemu anak medan pas dijambi, di angakunya anak medan, pas aku tanya di mana medannya kau? pikiran awak ntah daerah padang bulan atau simalingkar, eh rupanya dia jawab aku di siantar bang. cobaklah klen pikir siantar itu di manaya medan? siantar itu sekitaran 4 jam dari medan tapi ya ginilah kalo di luar sumatera utara gak ada yang namanya anak mandailing, anak berastagi, anak simalungun, anak sinatr, anak dairi, maupun anak tembung, semuanya pada ngaku satu sebagai  anak medan. kami sangat bangga di luar sana sebagai anak medan.

Anak Medan itu ibarat durian, keras di luar tapi lembut di dalam, macem klen kalo ngomong ama anak medan kalo omongan anak medan ini keras kali macem orang marah tapi sebenarnya hatinya itu lembut kali...

di medan itu sendiri gak semuanya orang batak, selama ini bayangan di luar sana kalo medan ini adalah kotanya orang batak, tapi menurut BPS ternyata kalo kota medan ini di kuasai oleh ORANG JAWA! hahahah... malahan penduduk asli kota medan ini adalah orang melayu tapi persentasi mereka hanya sekitar 11% sedangkan orang jawa sebanyak 34%, orang batak dengan berbagai macam keturunan di 31 %, selanjutnya tionghoa 11%, ada minangkabau juga, ada aceh juga dan lain lain hingga genap 100 % jadi medan ini begitu banyak mulyi etnis, begitu banyak budaya dan tentunya begitu banyak juga kulinernya yang bercampur jadi satu sehingga membuat aku bangga jadi anak medan.

dengan berbagai macam etnis tadi membuat makanan di medan itu banyak macemnya, mau makan apa klen, mau makan dimana klen bakalan ada di kota medan ini.

masih banyak yang bikin aku bangga jadi anak medan macem Bahasanya, Angkotnya, Jalananya, Anak Tembung-nya dan lain lain, berhubung capek ngetiknya jadi kelanjutan tulisan ini kenapa aku bangga jadi anak medan bisa klen tonton aja Vidio di bawah ini..



dan terakhir, jadilah anak medan yang baik hati, tidak sombong dan rajin menolong ya :) tolong buat like, comment dan share postingan ini hehhehe....
Powered by Blogger.